Saudara Kakak Adik ini Nekat Makan Kucing Gara Gara Tak Mampu Beli Beras

Publik kini kembali dibuat heboh dengan kejadian manusia menyantap kucing. Tapi kejadian berikut ini berbeda dengan kejadian yang sempat viral di bulan Juli lalu, di mana seorang preman bernama Abah Grandong menyantap kucing hidup-hidup lantaran kesal dengan pemilik warung yang tak mau memberinya setoran.

Sedangkan kejadian yang datang dari Kelurahan Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan, Lampung Utara ini memakan kucing karena keterbatasan ekonomi.
Pekerjaan mereka sehari-hari yang hanya sebagai pemulung, membuat mereka sulit memenuhi kebutuhan dapur, terutama untuk makanan pokok utama, nasi.

“Cari rongsok sekarang gak laku, gak ada yang beli,” ucap Wagimin, kakak dari Suyatno, dilansir grid.id.

Akhirnya, mereka menyiasatinya dengan memakan daging kucing. Tapi tidak disantap secara mentah-mentah, daging kucing diolah kakak-beradik itu terlebih dahulu.

Mengenai rasanya, Wagimin membeberkan bahwa daging kucing sama dengan rasa daging ayam.

Tapi kebiasaan menyantap daging kucing telah berhenti, semenjak kisah hidup mereka disorot media massa, hingga berbagai bantuan mengalir ke mereka.

“Keluarganya tidak ada, hanya berdua saja, untuk mencukupi kebutuhannya, hanya mengandalkan bantuan masyarakat,” tutur Suyatno, ketua RT.

Bahkan untuk tempat tinggal saja, mereka masih menumpang di rumah peninggalan orangtuanya, yang jauh dari kata layak.

Bagaimana tidak layak, rumah itu tidak dilengkapi pintu, jendela, maupun perabotan.


Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.

0 Response to "Saudara Kakak Adik ini Nekat Makan Kucing Gara Gara Tak Mampu Beli Beras"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel